Senin, 01 April 2013

ISRA’ MI’RAJ DARI SEGI ILMU TASHAWWUF




Almukarrom Kyai Muhammad Muchtar Mu’thi. 2002. Isra’ Mi’raj Dari Segi Ilmu Tashawwuf.  _: Al Ikhwan.

PENGERTIAN ORANG AWAM TENTANG ISRO MI’ROJ
Ustad: Di dalam beberapa kitab yang membahas peristiwa isro’ mi’roj, diterangkan bahwa sebelum isro’ mi’roj-kan, nabi muhammad terlebih dahulu dioperasi hatinya, kemudian dikeluarkan sifat ghillin1 yang ada dalam hati beliau. Setelah sifat ghilin itu dikeluarkan, lalu hati beliau diisi dengan iman dan islam.
Awam: Nabi muhammad kan udah 12 tahun menjadi Nabi, mengapa sebelum isro’ mi’roj itu hatinya nabi dioperasi untuk dihilangkan dari sifat ghilin? Hatinya sudah terisi wahyu selama 12 tahun. Di dalam Al-qu’an diterangkan:
 Q.S ali imron ayat 161  yang artinya, ‘tidak ada nabi hatinya terisi ghilin.’
Bagaimanakah ini? berarti keadaan nabi Muhammad itu bertentangan dengan  keterangan ayat Al-Quran Q.S Ali Imron ayat 161 dong???
Ustad: Seandainya cerita itu kita percayai berarti kita berani menentang dengan Al-Qur’an.
TIDAK ADA SEORANG NABI-PUN YANG HATINYA TIDAK BERSIH, ITU TIDAK ADA.
Note :
1.      Ghilin adalah sifat dengki, hasud

MASJIDIL HAROM ADALAH AWAL DAN AKHIR
Q.S al-isra’ ayat 1,,
“Maha Suci Allah Dzat yang telah mengisro’kan hambaNya pada waktu malam, dari Masjidil Harom ke Masjidil Aqsho yang kami berkahi sekelilingnya, untuk Aku perlihatkan dari sebagian ayat-ayatku. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar dan Maha Melihat.”
Nabi muhammad di isro’ mi’rojkan berangkatnya dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsho lalu naik ke langit sampai di Sidrotil Muntaha. Dari Sidrotil Muntaha turun ke Masjidil Aqsho dan dari Aqsho kembali ke Masjidil Haram. Masijdil Haram Jadi adalah awal dan akhir, akhir dan awal.

MUHAMMAD
Didalam hadist nabi yang artinya: Bersabda Rasulullah SAW: “berilah nama putra-putrimu itu dengan nama muhammad.
“Muhammad” artinya: orang yang terpuji, orang yang dipuji oleh Allah.  Kita tahu  makhluk Allah memang banyak: hewan, tumbuhan, bukit, lautan, tanah, tapi yang dipuji Allah hanya manusia.
“dipuji” bila disalin dalam bahasa arab adalah “muhammadun.”
Jadi semua manusia itu muhammad. Tapi jangan mengaku sebagai nabi muhammad, itu salah. Dalil-dalilnya kalau semua manusia itu dipuji atau muhammad, sebg berikut:
Q.S al isra’ ayat 70, yang artinya “dan sungguh kami muliakan anak-anak Adam,”
Bersabda Rasulullah SAW: “tidak ada sesuatu semisal seribu makhluk yang paling baik kecuali manusia.” 
Karena dipuji sehingga dinamakan “ﶊﺪ” makanya bentuk manusia ini berbentuk lafadz “ﶊﺪ”, terdiri dari 4 huruf:
1)      م
2)      ح
3)      م
4)      د
1)     Mim yang pertama : “ماء”artinya: air
2)     Ha’ yaitu: رحيم" ” air suci masuk ke rohiimun
3)     Mim kedua adalah “مانوسياmanusia
4)     Dal, yakni “ دنيا”, maksudnya keluar ke alam dunia.
Namanya “ﶊﺪ”, rupanya juga “ﶊﺪ”. Bila lafadz “ﶊﺪ  kita tulis,  maka Mim yang pertama seperti kepala, ha’ seperti dadanya, mim kedua seperti kedua kakinya dan dal itu laksana kedua kakinya.
Dan kalau lafadz “ﶊﺪ” ditulis horizontal maka seperti orang tidur, dan jika ditulis vertikal maka seperti orang yang berdiri dan juga seperti orang berjalan.
Q.S Ali Imron, artinya : “dan Dia (Allah) yang menggambar kamu didalam rohim sebagaimana yang dikehendakiNya.”
Menurut hadis qudsi; lafadz “rohim” itu lafadz “rohman”, rohman itu nama Allah. بسمﷲالرحمن الرﺣيم          ; pertama lafadz ‘Rohman” lalu muncul lafadz “rohim”.
Dan rohim itu dijadikan tempat memproses manusia, baik manusia calon nabi, rasul, mu’min, kafir, musyrik semuanya didalam perut ibu yang dinamakan “rohim’. Jadi sejak manusia dahulu, manusia sekarang sampai manusia yang akan datang itu disambungkan di Rohim.
Sambung bahsa arabnya: “صلﺔ” (SHILLATUN)
Tempat shillah adalah “الرﺣيم”(ARROHIM)
Oleh sebab itu kalau keluar diperintahkan SHILLATURAHIM.
Jadi yang di isro’kan itu namanya “Muhammad”. Adapun Nabi Muhammmad itu muhammad sebagai contoh atau  uswatun hasanah.
Didalam Q.S Al Ahzab, yang artinya : “sungguh adalah bagimu didalam kehidupan Rasulullah itu contoh suri tauladan yang baik.”
Jadi kita adalah “Muhammad umum” sedangkan nabi Muhammad adalah “Muhammad contoh”.

HAKEKAT MASIJIDIL HARAM
Kita berasal dari mana?
Dalam Q.S. thooha yang artinya : dari tanah, aku menciptakan kamu dan kepada tanah kamu, aku kembalikan.”
Di dalam kitab hadist jami’us shoghir/ jilid 1/ bab huruf alif/ hal 210, nabi SAW bersabda: bersabda Nabi Muhammad SAW: “semua bumi adalah masjid, kecuali kuburan dan WC.”
Selain kuburan dan WC berarti semua tempat dibumi adalah masjid.
Mengapa bumi disebut masjid?
Masjid dalam bahasa arab, yang artinya: tempat sujud. Semua makhluk yang ada dibumi semua sujud di bumi. Kita ini dari situ, yakni dari masjid.
Dalam al-quran disebutkan:  “ janganlah kamu semua membuat kerusakan di bumi.”
Berdasarkan ayat diatas; kita dilarang membuat kerusakan dbumi, karena bumi itu masjid. Oleh karena “haram” berbuat kerusakan di “masjid”, maka bila digabung, bunyinya MASJIDIL HARAM.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar